licensingMusic WorldNews

Akhirnya Hotel Siap Membayar Performing Right

Jakarta, 7 November 2016 – Setelah melalui diskusi yang panjang antara PHRI dengan LMKN dan LMK, akhirnya PHRI bersedia membayar performing right melalui sebuah Nota Kesepahaman. Nota Kesepahaman antara PHRI-LMKN adalah salah satu tugas dari PHRI dalam menjalankan perintah AD/ART guna selalu tunduk pada Undang-Undang yang berlaku di Negara Republik Indonesia. Salah satu hasil dari Rakernas PHRI 1 tahun 2016 di Westin Hotel Nusa Dua Bali adalah menyelesaikan permasalahan PHRI tentang Karya Cipta dengan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional guna mentaati perihal Hak Cipta yang telah diatur dalam Undang-Undang No.28 tahun 2014 tentang Hak Cipta. Dalam mencari kesepakatan antara PHRI dan LMKN, perlu adanya pemahaman tentang lingkup, aturan main (baik secara perundang-undangan, maupun fakta dilapangan) serta kondisi usaha perhotelan yang ada di seluruh Indonesia.

Nota Kesepahaman ini dibuat agar dapat menjadi acuan bagi Industri Hotel yang ada di tanah air pada umumnya dan anggota PHRI seluruh Indonesia pada khususnya dalam melaksanakan amanah pada Undang-Undang 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta. Nota Kesepahaman ini juga dibuat untuk mengganti lampiran Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. HKI.2.OT.03.01-02 Tahun 2016 tentang Pengesahan Tarif Royalti Untuk Pengguna Yang Melakukan Pemanfaatan Komersial Ciptaan Dan/Atau Produk Hak Terkait Musik Dan Lagu yang dikeluarkan pada tanggal 20 Mei 2016. Adapun lampiran Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. HKI.2.OT.03.01-02 Tahun 2016 tersebut adalah merupakan Keputusan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional tentang Tarif Royalti Untuk Hotel & Fasilitas Hotel yang dikeluarkan pada tanggal 12 Mei 2016.

Previous post

[:en]Press Release - Jazz Goes To Campus[:id]Siaran Pers - Jazz Goes To Campus[:]

Next post

[:en]How To Register As WAMI Member[:id]Petunjuk Registrasi Sebagai Anggota WAMI[:]

dena ramadhani

dena ramadhani

No Comment

Leave a reply