digitallicensingLMKNMembershipMusic WorldNews

Pelantikan Komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional Periode 2019-2024

Untuk melindungi pemilik atau pemegang Hak Kekayaan Intelektual (HKI)  atas hak cipta dan hak terkait, khususnya dari segi nilai ekonomi di bidang lagu dan musik, maka perlu adanya suatu lembaga yang mengelola manajemen terkait hal tersebut. Karenanya Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta mengatur mengenai hal ini, yaitu royalti.

Menurut Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta Pasal 89, pengelolaan royalti Hak Cipta bidang lagu dan musik dibentuk 2 (dua) Lembaga Manajemen Kolektif nasional (LMKN) yang masing-masing merepresentasikan keterwakilannya, yaitu LMKN Pencipta dan LMKN Hak Terkait.

LMKN merupakan lembaga bantu pemerintah Non Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Non APBN) yang mendapatkan kewenangan atribusi dari Undang-Undang Hak Cipta untuk menarik, menghimpun dan mendistribusikan Royalti serta mengelola kepentingan hak ekonomi Pencipta dan pemilik Hak Terkait di bidang lagu dan/atau musik.

LMKN sendiri dihuni oleh 10 (sepuluh) anggota Komisioner yang dipilih melalui seleksi terbuka. Komisioner LMKN yang pertama telah memasuki purna tugasnya pertanggal 19 Januari 2018 lalu.

Untuk mengisi kekosongan ini, pada tanggal 1 Oktober 2018 Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) membentuk Panitia Seleksi (Pansel) berdasarkan Surat Keputusan Nomor: HKI -06.KI.01.08 Tahun 2018 tentang Panitia Seleksi LMKN Pencipta dan LMKN Hak Terkait di Bidang Lagu dan/atau Musik.

Panitia Seleksi kemudian membuka penerimaan calon Komisioner LMKN terhitung sejak tanggal  5 (lima) sampai dengan 23 November 2018. Dari 45 calon Komisioner yang mendaftar, akhirnya terpilih 9 (sembilan) Komisioner, dan satu Komisioner akan diisi oleh perwakilan Pemerintah dari Kemenkumham yang akan melakukan pengelolaan dan pengawasan di bidang Hak Cipta dan Hak Terkait.

Berikut adalah sembilan orang Komisioner LMKN terpilih:

  1. Yurod Saleh, S.H., M.H;
  2. Ir. James Freddy Sundah;
  3. Rapin Mudiardjo Kawaradji, S.H., ACCS, S.Kom., CIP., CPL;
  4. Marulam Juniasi Hutauruk, S.H;
  5. Rien Uthami Dewi, S.H;
  6. Irfan Aulia, S.Kom;
  7. Ebiet G. Ade;
  8. Yessi Kurniawan, S.T;
  9. Adi Adrian.

Pemilihan dan pelantikan Komisioner LMKN ini merujuk kepada ketentuan Pasal 87 UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta jo. Peraturan Menteri Hukum dan HAM No. 36 Tahun 2018 tentang Tata Cara Permohonan dan Penerbitan Izin Operasional Serta Evaluasi Lembaga Manajemen Kolektif.

Sepuluh Komisioner tersebut akan menjabat selama 5 (lima) tahun dan dapat dipilih kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan berikutnya.

Previous post

Happy New Year 2019

Next post

[:id]WAMI HADIRI MÜST 20th ANNIVERSARY AWARDS[:]

admin

admin

No Comment

Leave a reply