Q : Mengapa pengguna (User) harus membayar royalti ?

A : Royalti tersebut adalah hak ekonomi dari para pencipta lagu yang dilindungi dan diatur oleh undang-undang, bahwa setiap pengguna lagu (Users) yang mengumumkan lagu-lagu di tempat publik atau tempat usaha secara komersial wajib untuk membayar royalti.

Q : Bagaimana WAMI memonitor penggunaan lagu ?

A : Ada beberapa cara untuk memonitor, yaitu :

  1. Pengguna bisa memberikan data pemakaian lagu-lagu selama 1 tahun/sensus.
  2. WAMI akan membuat sampling laporan penggunaan lagu untuk beberapa pengguna lagu (Users) yang data nya
    bisa digunakan untuk mewakili pengguna lain dalam usaha sejenis.
  3. Bekerjasama dengan pihak ketiga untuk memantau penggunaan lagu di beberapa tempat yang membayar royaltinya
    kepada WAMI.

Q : Saya sudah membeli rekaman nya, mengapa saya harus tetap membayar ?

A : Jika rekaman yang anda beli hanya di nikmati oleh anda sendiri, maka anda tidak perlu membayar royalti.
Apabila anda memperdengarkan/mengumumkan rekaman tersebut dalam kegiatan usaha anda, maka anda harus memiliki lisensi
dengan membayar royalti.

Q : Jika saya mengadakan konser band yang memainkan lagu nya sendiri, apa saya harus tetap membayar royalti ?

A : Kami akan meminta pihak penyelenggara untuk mengurus lisensi nya.

Q : Apa dasar dari penentuan tarif royalti?

A : Saat ini WAMI mengikuti tarif yang telah ditetapkan pemerintah untuk tarif karaoke atau rumah bernyanyi, sedangkan tarif
untuk kategori lainnya akan menyusul.

Q : Apa yang saya dapat dengan membayar royalti kepada WAMI ?

A : Anda sebagai pengguna, bebas untuk memutar lagu-lagu yang dalam pengelolaan kami selama periode lisensi dan mendapatkan
jaminan perlindungan terhadap klaim (jika ada) dari pencipta lagu yang dikelola oleh kami.

Q : Kemana WAMI memberikan uang royalti tersebut ?

A : Royalti akan di distribusikan setiap setahun sekali kepada para pencipta lagu dan penerbit musik yang kami kelola.
Dimana 80% dari royalti yang diperoleh akan di distribusikan berdasarkan pada data pemakaian lagu dari para pengguna
lagu (Users) dan juga berdasarkan hasil sampling.

Q : Berapa banyak keuntungan yang diperoleh WAMI ?

A : Sebagai lembaga non-profit, WAMI tidak mencari keuntungan tetapi hanya memotong 25% dari hasil pengumpulan royalti,
setelah itu royalti dibagikan kepada pemegang hak cipta.

Q : Apa dasar WAMI mengumpulkan pajak yang mengada – ada seperti ini ?

A : Pengumpulan royalti bukanlah hal yang mengada-ada, namun hal ini sudah diatur dalam UU Hak Cipta no.28 tahun 2014,
semua hak dan kewajiban telah diatur di dalamnya.

Q : Mengapa royalti lagu menjadi beban tambahan dalam kegiatan usaha saya ?

A : Kita wajib menghargai karya cipta orang lain, dimana anda sebagai pengguna mengumumkan lagu-lagu tersebut di tempat usaha
yang bisa memberikan nilai tambah terhadap kemajuan usaha anda.

Q : Bagaimana jika saya tidak mau bayar ?

A : Jika anda tidak mau membayar, silahkan untuk tidak mengumumkan lagu-lagu yang pencipta nya berada dalam pengelolaan WAMI.
Jika anda melanggar, maka kami bisa meneruskan masalah ini ke ranah hukum.

Q : Bagaimana jika saya masih ada pertanyaan lain?

A : Silahkan langsung meghubungi kami melalui telepon atau e-mail.

contact